Sabtu, 16 Januari 2016

Allinone38-Senjata-Senjata Polri dan TNI



Mengenal Senjata-Senjata Yang Dipakai TNI dan Polri


Selamat dateng di blog saye.
Kali ini saye akan berbagi tentang persenjataan yang digunakan oleh TNI dan Polri kita. . Terutama senjata perorangan atau yang masuk dalam kategori firearms. Dalam hal ini ane batasi senjata yang masuk dalam kategori Senapan Serbu, Senjata Sub Mesin, Senapan Mesin dan Sniper Rifles.

Langsung aja, Cekibrot : dar der dor

SENAPAN SERBU
Senapan serbu merupakan senjata utama infanteri. Senjata yang masuk klasifikasi senapan serbu adalah senjata dengan kaliber menengah, berlaras medium sampai panjang dan memiliki mode penembakan selektif (bisa semiotomatis dan otomatis penuh). Berikut beberapa senapan serbu yang digunakan oleh TNI dan Polri.

SS1
Spoiler for SS1:



SS1 merupakan senapan serbu utama bagi TNI. Berbagai kesatuan infanteri di tubuh TNI menggunakan SS1. Senapan serbu ini merupakan produk dalam negeri yang dibuat oleh PT. Pindad berdasarkan lisensi dari Fabrique Nationale Herstal, Belgia. Senjata asli buatan FN Herstal yang lisensinya dibeli PT. Pindad adalah FNC kaliber 5,56 mm.
SS1 disesuaikan dengan ergonomi dan postur tentara Indonesia. Ada beberapa varian SS1 yaitu:
SS1-V1 : Panjang laras standar dengan popor lipat.
SS1-V2 : Laras lebih pendek dengan popor lipat
SS1-V3 : Laras standar dengan popor tetap.
SS1-V4 : Seperti V1 tetapi dengan tambahan teleskop.
SS1-V5 : Laras sangat pendek (karabin)
SS1-R5 : Untuk pasukan Batalyon Raider
Sabhara : SS1 untuk kepolisian, menggunakan amunisi 7,62 X 45 mm

Spoiler for SS1 TNI:


Prajurit TNI dengan SS1 dalam sebuah latihan.

M16
Spoiler for M16



M16 masuk kedalam TNI pada sekitar tahun 1970an ketika kerjasama militer dan politik antara Indonesia dengan Amerika Serikat sedang mesra-mesranya mengingat waktu itu Orde Baru menjadikan Komunisme sebagai momok bagi bangsa dan AS juga sedang memperluas pengaruhnya dalam membendung Komunisme. Pada waktu itu terjadi penggantian besar-besaran senjata personal terutama di angkatan darat. Ada 100 batalyon yang mendapatkan senjata M16 sebagai pengganti senjata buatan Sovyet seprti Ak47.
Saat ini M16 masih digunakan oleh TNI baik dalam latihan maupun sebagai senjata bagi pasukan teritorial seperti di Kodim dan Koramil.

Spoiler for M16 TNI


TNI sedang latihan menembak dengan M16 A1.

SS2
Quote:

Spoiler for SS2



SS1 merupakan senapan serbu generasi kedua dari PT. Pindad. SS2 dibuat dengan reverse engineering dari senapan SS1/FNC, M16 dan Ak 47. SS2 digadang-gadang akan menggantikan SS1 sebagai senapan serbu utama bagi TNI. Pada tahun 2006 TNI sudah memesan sebanyak 10.000 pucuk SS2 dari PT. Pindad. Saat ini SS2 sudah dipakai oleh pasukan elit TNI seperti Kopassus, Paskhas dan Marinir.

Spoiler for SS2 TNI


Parjurit TNI membawa SS2 ke dalam sungai.

SBY mencoba SS2

SS2 V5C untuk Kopassus dengan popor teleskopik.

Kopassus dengan SS2


AK47

Spoiler for AK47



AK47 merupakan senjata "peninggalan" Orde Lama. Pada masa itu Ak47 merupakan senjata yang banyak digunakan satuan-satuan TNI baik itu KKO (marinir), RPKAD, dan pasukan Cakrabirawa.
Saat ini AK47 digunakan secara terbatas di satuan-satuan TNI sebagai senjata latihan dan untuk misi-misi khusus.Latihan Dopper (merayap sambil ditembaki) Kopassus menggunakan senjata AK47 dengan alasan peluru kaliber 7,62 mm tidak akan pecah atau mental saat mengenai tanah. AK47 juga masih digunakan oleh Polairud.

Spoiler for AK47 TNI


Prajurit Taifib TNI mendarat dengan membawa Ak47
   

 AUG
Quote:

Spoiler for AUG



AUG merupakan singkatan dari Armee Universal Gewehr atau dalam bahasa Inggrisnya Army Universal Gun. Senjata buatan Steyr ini mudah dikenali karena sosoknya yang futuristik. Senjata ini menganut sistem Bullpup atau magasin berada di belakang pistol grip dan mekanisme senjata berada di dalam popor yang memungkinkan senjata bisa dibuat lebih pendek tanpa mengorbankan panjang laras. Di Indonesia AUG sering disebut sebagai Steyr digunakan terutama oleh Gegana Polri, selain itu Kopassus dan Marinir juga memilikinya.

Spoiler for AUG TNI
Prajurit Gegana dengan senjata AUG

Marinir dalam sebuah demonstrasi kemampuan menggunakan AUG


Galil MAR
Quote:

Spoiler for Galil



Senapan serbu Galil buatan Israel dipakai oleh Peleton Intai Tempur (Tontaipur) Kostrad. Varian Galil yang dipakai adalah Galil MAR atau biasa disebut Micro Galil.


AK101
Quote:
Spoiler for AK101



AK101 adalah keturunan dari AK47 yang melegenda. AK101 sebenarnya lebih dekat ke AK74 daripada AK47. AK101 bisa dibilang versi ekspor dari AK74 karena memakai kaliber NATo yaitu 5,56 x 45 mm, berbeda dengan AK74 yang memakai kaliber 5,45 x 39 mm. AK101 di Indonesia digunakan oleh Brimob Polri, selain itu beberapa kesatuan di TNI juga memilikinya.

Spoiler for AK101 TNI


Pasukan Brimob yang bertugas di Papua menyandang AK101, satu orang di depan yang jongkok membawa senapan mesin RPD.


M4
Quote:

Spoiler for M4



Senjata yang identik dengan pasukan elit Amerika ini pada dasarnya adalah M16 dengan laras pendek (karabin) dan popor model teleskopik. Di Indonesia M4 dipakai oleh Densus 88 Polri dan beberapa kesatuan di TNI seperti Kopassus, Kopaska dan Marinir.


G36
Quote:

Spoiler for G36



G36 merupakan senapan serbu buatan Heckler & Koch Jerman. Di Indonesia senjata ini digunakan dalam jumlah kecil oleh Kopassus dan Denjaka.

Spoiler for G36 TNI


Prajurit Denjaka paling kiri membawa G36
Yang paling kiri membawa G36, lainnya HK416


Sa VZ58
Spoiler for Sa Vz58



Sa VZ58 merupakan copy dari AK47 yang dibuat Republik Ceko. Sa Vz58 digunakan oleh awak KRI (Kapal Republik Indonesia)

Spoiler for Sa Vz58 TNI


Latihan di dalam KRI dengan senjata Sa Vz58

Pasukan Marinir dengan Vz58

HK416
Spoiler for HK416



Senjata buatan Heckler & Koch Jerman ini dipakai oleh Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) TNI AL.

APS Underwater
QuoteSenjata ini dikhusukan untuk TNI AL.
Spoiler for APS TNI


Nah jadi pada tau kan tentang senjatanya POLRI dan TNI.
OK sekian dulu thx.


sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016718888/mengenal-senjata-senjata-yang-dipakai-tni-dan-polri/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar